Berita Internasional

Klik tahutan ini untuk melihat berita internasional terbaru.

Berita Nasional

Klik tahutan ini untuk melihat berita internasional terbaru.

Berita Daerah

Klik tautan ini untuk melihat informasi terbaru yang terjadi di daerah.

Liputan Khusus

Klik tautan ini untuk membaca liputan-liputan khusus dari de Berita.

Lowongan Kerja

Klik tahutan ini untuk memeriksa lowongan kerja yang cocok untuk Anda.

Rabu, 09 Agustus 2017

SMP Ma'arif Imogiri Siap Hadapi Akreditasi


Bantul-Masa berlaku sertifikat akreditasi SMP Ma'arif Imogiri segera berakhir tahun 2017 ini. Untuk itu, civitas akademika SMP Ma'arif Imogiri bersiap mengikuti akreditasi ulang.

"Tanggal 11-12 yang akan datang, tim asesor dari BAP S/M DIY akan datang ke SMP Ma'arif Imogiri untuk memverifikasi kondisi SMP Ma'arif Imogiri saat ini. Tim akan melaporkan ke BAP S/M DI Yogyakarta berdasarkan tinjauan di lapangan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh BAN S/M," ungkap Sambudi, Wakil Kepala SMP Ma'arif Imogiri.

Masih menurut Sambudi, ada delapan standar yang akan dicermati oleh asesor. Kedelapan standar tersebut meliputi Kompetensi Lulusan, Isi, Proses, Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan Pendidikan, dan Penilaian Pendidikan. Nilai dari delapan standar itu akan dikalkulasi yang akhirnya menentukan predikat akreditasi yang akan diperoleh SMP Ma'arif Imogiri selama lima tahun kedepan.

Terkait persiapan menghadapi akreditasi, Ketua Panitia, Mulyono, menyampaikan dirinya yakin sekolahnya akan kembali mendapatkan predikat A. Menurutnya, timnya telah berjuang sebaik-baiknya menyelesaikan tuntutan delapan standar yang akan diperiksa.

"Kami sudah berusaha, semoga hasilnya akan baik dan SMP Ma'arif Imogiri kembali mendapatkan predikat A," ungkap Mulyono.

Menurut Mulyono, sedikit kendala yang dihadapi guru dan karyawan, bahwa proses akreditasi tidak mengurangi tanggung jawab GTK dalam menghadapi pembelajaran. Untuk itu, para guru dan karyawan harus berjuang keras membagi waktu antara menunaikan kewajiban harian dengan mempersiapkan akreditasi.

"Untuk itu, asas gotong royong benar-benar kami terapkan dalam proses ini. Jika ada permasalahan, guru dan karyawan akan saling membantu untuk menyelesaikan. Semoga hasilnya nanti akan maksimal," tutup Mulyono. (sab)